bahis siteleri casino siteleri deneme bonusu veren siteler paykwik paykwik satın al ko cuce istanbul escort dalamanairporttransfers.net deneme bonusu

Ketua UmPicture2um PP Muhammadiyah periode 2005-2015, Din Syamsuddin mengatakan almarhum tokoh Muhammadiyah sekaligus salah satu pendiri ICMI Ahmad Watik Pratiknya sebagai seorang aktivis, administrator, dan konseptor.

“Mungkin dipengaruhi latar belakang almarhum yang aktif di Pelajar Islam Indonesia (PII) sewaktu remaja dan latar akademiknya sebagai dokter ahli bedah,” kata Din, Jumat (19/2)

Din mengatakan pada 1985 Majelis Tabligh PP Muhammadiyah yang dipimpin Amien Rais mengeluarkan konsep tentang tantangan dan strategi dakwah dan hal itu tidak terlepas dari pikiran almarhum yang saat itu menjabat sebagai sekretaris.

Lebih lanjut, kata Din, pada periode PP Muhammadiyah era Syafii Maarif (2000-2005) diputuskan konsep “Strategi Dakwah Kultural” yang sangat penting dalam menghadapi dinamika masyarakat, juga sangat dipengaruhi oleh pikiran almarhum yang waktu itu menjadi ketua timnya. Maka dari itu, lanjut Din, Almarhum juga lebih banyak memberikan konsep pada rumusan Tanwir Muhammadiyah di Denpasar, Bali, tahun 2002.

Selain itu, Din juga menuturkan saat perkembangan ICMI awal 1990-an, almarhum banyak memberi sumbangan pemikiran karena selain sebagai konseptor, almarhum juga piawai melaksanakan konsepnya dalam mekanisme keorganisasian.

“Muhammadiyah dan umat Islam Indonesia kehilangan seorang tokoh mumpuni. Semoga lahir “Watik-Watik” baru. Semoga segala jasa almarhum menjadi amal jariah yg diganjari Allah SWT,” ucap Ketua Dewan Pertimbangan MUI itu. (dzar)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

11 + 8 =