1468654283-aee582f005cc225e32a6d46bd9804a45_001

JAKARTA – Sebelum menyusun skripsi atau tugas akhir, mahasiswa akan merasakan praktik langsung untuk menerapkan ilmu yang sudah didapat. Sebagian kampus mengimplementasikannya melalui program magang, dan beberapa lainnya melakukan dengan cara kuliah kerja nyata (KKN).

Ulasan kali ini membahas mengenai program magang. Biasanya, magang dilakukan di perusahaan atau institusi yang berkaitan dengan program studi yang dipelajari. Misalnya, untuk mahasiswa komunikasi mereka akan merasakan magang di media massa, seperti koran, TV, majalah, atau portal berita online.

Durasi magang di perusahaan umumnya satu sampai dua bulan. Nah, untuk pilihan tempat magang disesuaikan dengan perguruan tinggi masing-masing. Ada yang sudah ditentukan, namun tak jarang mahasiswa harus mencari tempat magangnya sendiri.

Dengan magang, mahasiswa akan merasakan langsung suasana kerja secara profesional. Bahkan, selama magang kamu mungkin akan merasakan beragam kendala, seperti sulit beradaptasi, melakukan kesalahan, sampai dimarahi atasan. Untuk itu, perlu untuk mempersiapkan mental, termasuk rajin cari tahu informasi agar hal tersebut dapat diantisipasi.

Kamu harus memanfaatkan masa magang semaksimal mungkin. Jagalah sikap dengan baik lantaran kinerja selama magang akan menjadi penilaian perusahaan yang juga mempengaruhi nilai kelulusan.

Serba-serbi magang lain yang wajib diketahui mahasiswa, yakni minimal perusahaan akan memberikan uang untuk transportasi dan makan. Kendati demikian, perlu dicatat bahwa yang terpenting adalah kesempatan untuk menambah pengetahuan dan pengalaman, serta jaringan (networking) yang akan berguna bagi kehidupan setelah lulus.

Hal menarik lainnya saat magang adalah jika kinerjamu bagus, perusahaan akan memberi tawaran kerja setelah lulus nanti. Dengan begitu, kamu tak perlu pusing bersaing dengan lulusan lain dalam mencari kerja. Selain itu, kesan yang baik selama magang turut menjaga nama baik almamater di mata perusahaan.

UHAMKA memberi kesempatan kepada mahasiswa nya untuk magang menimba ilmu di luar negeri dengan proram KKN PPL Terpadu yang diadakan oleh Badan Alumni Luar Negeri Thailand Selatan (Abroad Alumni Association of Southern Thailand) bekerjasama dengan SBPAC (Southern Border Provinces Administrative Center) ; sekolah-sekolah di Thailand Selatan, terutama di Yala, Narathiwath, dan Songkhla; dan Perguruan Tinggi di Indonesia yang telah menandatangani Nota Kesepahaman. UHAMKA telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk pelaksanaan kegiatan ini yang ditandatangani oleh Prof. Dr. H. Suyatno, M.Pd. sebagai Rektor UHAMKA dengan President of Abroad Alumni Association of Southern Thailand H. Sayutee Hayeetahay.

Mereka yang berangkat sejak 28 Mei 2016 dan akan kembali pada 25 November 2016 adalah Agus Ramdany dan Ismah Rchmawati  (Pendidikan Ekonomi bidang keahlian Tata Niaga) serta Camelia Safitri (Pendidikan Ekonomi bidang keahlian Administrasi Perkantoran). Keberangkatan mereka didampingi oleh Dosen Pendamping sekaligus Kepala Bagian Kerjasama dan Kantor Urusan Internasional UHAMKA yaitu Dr. Purnama Syaepurohman, M.Pd. Selama PPL KKN mereka akan memperoleh uang saku dari sekolah tempat bertugas dan tinggal di kampus sekolah yang umumnya cukup luas dan memiliki asrama/pemondokan mirip pesantren di Indonesia.

Kegiatan PPL KKN Terpadu ini sudah dilaksanakan enam kali dalam kurun waktu tiga tahun. Pada kegiatan ke-enam UHAMKA bergabung beserta 10 Perguruan Tinggi lainnya yang membawa 88 mahasiswa antara lain Universitas Serambi Mekkah, Daerah Istimewa Aceh; IAIN Bukittinggi, Sumatera Barat; Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung; STKIP Muhammadiyah Bogor; Universitas Muhammadiyah Sukabumi; Universitas Muhammadiyah Tangerang; Universitas Muhammadiyah Palangkaraya; Universitas Muhammadiyah Jember; Universitas Hasyim Asy’ari, Jombang, IAI Ibrahimy Banyuwangi, Jawa Timur; IAIN Blok Agung; dan Universitas Negeri Malang. Untuk kemudahan koordinasi keberangkatan dan penjemputan, maka peserta KKN PPL Terpadu menggunakan moda transportasi darat dari bandara KLIA 2 Kualalumpur Malaysia menuju daerah Pattani Thailand. Lama perjalanan sekitar 24 jam dengan melewati perbatasan kedua negara tersebut serta sempat berhenti di Masjid megah Putra Jaya, Malaysia.

Peserta KKN PPL Terpadu akan ditempatkan di sekolah-sekolah yang telah bersedia menerima mereka untuk magang, praktik mengajar. Para peserta diharapkan mampu berbahasa Inggris, karena pengajaran bahasa Inggris sangat diharapkan dapat ditransfer kepada siswa-siswi di Thailand Selatan. Peserta terpilih adalah mereka yang memiliki kemampuan baca Al Qur’an yang baik, memiliki keterampilan tertentu, serta aktif berorganisasi. Dengan demikian mereka diharapkan dapat mengembangkan kemampuannya di sekolah luar negeri sambil menyerap wawasan dari masyarakat Thailand Selatan yang sedikit banyak masih memiliki kesamaan budaya dengan masyarakat nusantara.

Pendaftaran program ini langsung ke kampus UHAMKA, Biro Kerjama Humas dan Promosi UHAMKA, Jl. Limau II, Kebayoran Baru Jakarta Selatan, pendaftaran di tutup pada tanggal 27 Agustus 2016, info selengkap nya dapat menghubungi BKHP UHAMKA.
14051809_1657489957899023_8949114262443252148_n

 

Leave a Reply