946461_918933728192923_4263787436279633157_n

Jakarta – KH Hasyim Muzadi mengembuskan napas terakhir pagi ini. Tokoh Nahdlatul Ulama itu wafat di usia 72 tahun.

Kabar meninggalnya KH Hasyim Muzadi diungkapkan oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin melalui Twitter.

“Telah wafat KH. Hasyim Muzadi pagi ini. Mari doakan almarhum diampuni kesalahannya, diterima amal bajiknya, berada di sisiNya. Al-faatihah..,” ujar Lukman, Kamis (16/3/2017).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD juga membenarkan kabar meninggalnya KH Hasyim Muzadi. Dia mengatakan anggota Dewan Pertimbangan Presiden itu meninggal sekitar pukul 06.00 WIB tadi.

Menurut rencana, jenazah KH Hasyim Muzadi akan dibawa ke Jakarta untuk dikebumikan.

“Pukul 06.00 WIB tadi wafat dan akan diterbangkan ke Al-Hikam, Depok. Dikebumikan di sana,” ujar Mahfud.

KH Hasyim Muzadi, yang lahir pada 8 Agustus 1944, wafat setelah menjalani perawatan intensif di RS Lavalette, Malang, Jawa Timur.

Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar mengatakan KH Hasyim Muzadi adalah figur yang disegani oleh seluruh umat Islam. Sosok Kiai Hasyim tidak hanya dikenal oleh umat islam Indonesia tapi juga umat Islam dunia.

“Saya ingat persis ketika di Jordania, di Mesir, di forum-forum internasional, beliau figur yang sangat disegani,” ujar Nasaruddin di Pesantren Al-Hikam, Jl H Amat, Kukusan, Beji, Depok, Kamis (16/3/2017).

Salah satu kelebihan yang dimiliki oleh Kiai Hasyim adalah kekuatan humornya. Kekuatan itulah, menurut Nasaruddin, yang dapat menyegarkan keadaan dan tidak dimiliki oleh ulama-ulama Timur Tengah.

“Kelebihan selain bahasa Arab dan Inggris, beliau juga kekuatan untuk menyegarkan keadaan, kekuatan humor yang jarang dimiliki oleh ulama Timur Tengah,” katanya.

Selain itu, dia mengatakan sosok Kiai Hasyim sangat terkenal di kalangan umat islam dunia. Hal itu dikarenakan jaringan yang luas yang dimiliki Kiai Hasyim.

“Jadi, banyak sekali yang kehilangan ini bukan hanya Indonesia tapi umat Islam sedunia, dia bikin organisasi internasional dan beliau menjadi penasihat dari organisasi internasional,” tuturnya.

Terakhir, Nasaruddin meminta seluruh masyarakat untuk mendoakan Kiai Hasyim. Menurutnya, bangsa Indonesia kehilangan sosok ulama besar.

“Saya secara pribadi dan sebagai warga NU mengajak seluruh umat Islam bacakan surat Al-Fatihah,” ajaknya.

Editor : Akhlanudin

 

Leave a Reply