bahis siteleri casino siteleri deneme bonusu veren siteler paykwik paykwik satın al ko cuce istanbul escort dalamanairporttransfers.net deneme bonusu

Kunjungan Sekolah Lab UHAMKA ke Surabaya

Sekolah Dasar Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat), dibangun pada tahun 1959 dan mendapat izin operasional pada tahun 1963. Sekolah bertajuk Sekolah Teladan Nasional menjadi patok duga sekolah unggul di tingkat Nasional bahkan Internasional. 

Awal mulanya sekolah ini hanya menempati sepetak lahan dijalan Pucang Anom Timur. No. 56, lalu karena masyarakat nya memiliki antusiasme yang tinggi, akhirnya SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) sekarang menempati bangunan yang beralamatkan di jalan Pucang Anom No.93 Surabaya Jawa Timur. 

Biaya yang terjangkau dengan fasilitas memukau dan prestasi yang kemilau menjadikan sekolah sangat diminati oleh masyarakat Surabaya dan sekitarnya. 

Fasilitas sekolah yang monumental adalah gedung The Millennium Building (TMB). Gedung ini terdiri dari Ruang Belajar 5 lantai, Masjid KH Ahmad Dahlan, Auditorium Prof. Dien Syamsuddin, Dauzan Library, Laboratorium; Komputer dan Sains Studio, Studio Musik dan Karawitan serta fasilitas lainnya.

SD Mudipat  memiliki 36 jenis ekstrakurikuler  yang diantaranya unik dan tidak dimiliki sekolah lain seperti basebal.  Bahkan Tim Basebal Mudipat tercatat sebagai Klub di Perbasasi. 

Sekolah juga sangat mendukung peningkatan kapasitas guru dengan memberikan seperti beasiswa  S2, dan Studi Pengembangan Wawasan ke berbagai negara di dunia. 

Kepala SD Mudipat,  Muhammad Syaikhul Islam berpesan “Pendidikan bukan persoalan menghabiskan kurikulum dan mata pelajaran, melainkan tentang pembiasaan akhlak mulia serta menemukan dan mengembangkan potensi terbaik peserta didik”.

Intisari kepribadian sivitas sekolah adalah  Naturalitas di SD Mudipat. “Kedisiplinan, ketertiban, keteraturan, green clean dan kerapian wajib dilaksanakan oleh seluruh warga sekolah” lanjut pengurus Pimpinan Pusat Forum Guru Muhammadiyah.

Gufron Amirullah mewakili Direksi Sekolah Lab Uhamka menyatakan bangga terhadap capaian prestasi SD Mudipat.  “Jasad KH. Ahmad Dahlan mungkin telah tiada akan tetapi sukma dan nilai kepribadian sosok KH Ahmad Dahlan terus bergelora di SD Mudipat” ucap Dosen FKIP UHAMKA.

“Kunjungan yang sangat menginspirasi untuk kita semua dan banyak gagasan atau hal-hal baru yang kita dapatkan di SD Mudipat. Semoga dapat segera diterapkan di sekolah Lab.Uhamka khususnya Sekolah RUHAMA, SMK Muhammadiyah Cariu, dan SMP-SMA Uhamka Boarding School” papar Nurhaidin Akbar, Kepala SD Ruhama menutup safari perjalanan di Surabaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five − three =