paykwik paykwik satın al dalamanairporttransfers.net

Konferensi Nasional Peneliti Muda Psikologi Indonesia yang kelima dengan tema Self-Employed: Membangun Optimisme Karir di Era Digital.

Pandemi covid-19 telah memberikan berbagai dampak yang cukup signifikan dalam kehidupan masyarakat. Dalam bidang ekonomi, pandemi ini menyebabkan terjadinya pelambatan roda perekonomian. Sejumlah aktivitas ekonomi terhenti dan menyebabkan lapangan pekerjaan semakin sempit. Hal ini jelas memberikan tantangan dan kegamangan tersendiri bagi mahasiswa yang tengah mempersiapkan diri memasuki pasar dunia kerja.

Untuk itu, perlu upaya membangun kesadaran kepada mahasiswa agar tidak galau menghadapi ekses negatif dari pandemi ini. Alih-alih menyerah, mahasiswa perlu mendapatkan edukasi mengenai peluang-peluang pengembangan diri dan pengembangan usaha yang bisa dilakukan.  

Atas dasar itu, Fakultas Psikologi Uhamka kembali menggelar Konferensi Nasional Peneliti Muda Psikologi Indonesia yang kelima dengan tema Self-Employed: Membangun Optimisme Karir di Era Digital. Fakultas Psikologi Uhamka sendiri telah mendapatkan akreditasi A berdasarkan SK BAN-PT No. 4561/SK/BAN-PT/Akred/S/VIII/2000. Dengan nilai akreditasi tersebut maka tidak diragukan lagi Fakultas Psikologi Uhamka merupakan pilihan terbaik untuk belajar ilmu Psikologi bagi segenap masyarakat Indonesia.

Kegiatan konferensi ini dilaksanakan pada tanggal 5-7 April 2021 secara online melalui aplikasi zoom meeting dan youtube. Konferensi ini mengusung pendekatan yang berbeda, dimana peserta konferensi terlebih dahulu mengunggah video presentasi mereka ke saluran youtube dan dibagikan kepada panitia dan peserta lain. Sehingga, pada saat konferensi berlangsung menggunakan zoom meeting terdapat lebih banyak waktu untuk diskusi dan tanya jawab antara penyaji dengan peserta yang hadir.

Acara ini sendiri rutin diadakan Psikologi Uhamka setiap tahun, dan kali ini didukung oleh Asosiasi Psikologi Perguruan Tinggi Muhammadiyah (APSIPTM) serta Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara (K-PIN).

Anisia Kumala selaku dekan Fakultas Psikologi Uhamka dalam pembukaan konferensi mengatakan bahwa antusiasme dan keinginan mahasiswa untuk ikut ini sangat tinggi. Terbukti untuk konferensi tahun ini diikuti oleh 187 mahasiswa dari berbagai universitas seperti Uhamka, Universitas Islam 45 Bekasi, UII Yogyakarta, Universitas Pancasila, Atmajaya, IAIN Kediri, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Bunda Mulia, Universitas Negeri Jakarta dan Universitas Buana Perjuangan Karawang, demikian paparnya.

Konferensi Nasional Peneliti Muda Psikologi Indonesia ke-5 ini dibuka dengan seminar yang menghadirkan pembicara Ulfa Mahmuda, pendiri Playdate Indonesia dan Alvin Eryandra. Ulfa Mahmuda memberikan pemaparan tentang peluang dan tantangan usaha di masa pandemi, sementara Alvin Eryandra menjelaskan tentang strategi memperkuat branding di era digital.

Dalam kegiatan konferensi ini, juga diadakan workshop mengenai pelatihan teknik konseling online yang dipaparkan oleh Riyanda Utari dari Universitas Muhammadiyah Bandung. Kegiatan diharapkan dapat membekali mahasiswa dengan pengetahuan teoritis dan praktik penyelenggaraan konseling dalam jaringan.

Di samping itu, juga dibuka workshop tentang optimalisasi penggunaan Microsoft excel, power point dan photoshop untuk membekali mahasiswa masuk dalam dunia kerja yang dengan narasumber Tirta Anhari dari Badan Pengembangan Teknologi dan Informasi Uhamka.

Acara yang berlangsung selama tiga hari ini berjalang sangat lancar dan meriah mulai dari pembukaan hingga penutupan. Saat penutupan, Matthew M Saunders, seorang peserta konferensi mengatakan bahwa dirinya bisa bersyukur bisa terpilih mengikuti kegiatan ini karena memberinya peluang untuk saling tukar gagasan dan bisa melihat tema-tema penelitian yang sangat menarik yang selama ini tak terpikirkan, paparnya.

Dari kegiatan konferensi ini, tim juri telah menetapkan dan memilih presenter, peneliti dan artikel terbaik. Terpilih sebagai presenter terbaik adalah Shafa Arghina Dhiya, Gianina Citra RS, Lilis Rahmawai. Sementara kategori peneliti terbaik diraih oleh Winda Sri Harianti, Yoevica Diandra Visca, dan Kelvin Rivalna Akbar. Adapun kategori artikel terbaik diraih oleh Aida Nurul Wafa, Atik Rahmania El-Barusi, dan Desi Anggraeni Sapitri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

10 + nineteen =