paykwik paykwik satın al dalamanairporttransfers.net

Kegiatan publikasi hasil pengabdian masyarakat merupakan aspek penting dalam penilaian pengelolaan lembaga pengabdian masyarakat. Oleh karena itu, Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) Uhamka menyelenggarakan Pelatihan Publikasi Hasil Pengabdian Masyarakat, Sabtu (17/7).

“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan prestasi di tahun 2020 yaitu Top 3 Skor Kinerja Pengabdian Masyarakat Tertinggi PTS di LLDikti 3 2020,” kata Ketua LPPM Uhamka, Prof Dr Nani Solihati MPd dalam sambutannya

Nani menegaskan, LPPM Uhamka berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pengabdian kepada masyarakat. “Hal ini terbukti dari laporan tahunan kami di Simlitabmas, ada perubahan yang signifikan dari tahun lalu,” tuturnya, Sabtu (17/7). Dengan digelarnya kegiatan ini, Nani optimistis para dosen dapat memenuhi target tersebut.

Sejalan dengan Nani, Wakil Rektor I Uhamka, Prof Dr Abdul Rahman Ghani MPd menyampaikan bahwa publikasi hasil pengabdian masyarakat merupakan hal yang wajib dipenuhi oleh dosen. “Hal tersebut sudah kami tekankan pada rencana strategis Uhamka,” ujarnya.

Materi pertama kegiatan ini disampaikan oleh Heri Mulyono PhD. Materi tersebut berkaitan dengan publikasi artikel hasil pengabdian masyarakat di jurnal ilmiah. Dalam menyajikan materinya, ia menyampaikan berbagai pertanyaan yang sering muncul dalam publikasi jurnal hasil pengabdian masyarakat.

Ia pun mengungkapkan salah satu perntanyaan yang sering muncul, “Apakah jurnal hasil pengabdian masyarakat dapat dipublikasikan di jurnal internasional? Saya jawab, bisa!” katanya.

Kemudian, ketua UPPI Uhamka ini menunjukkan kepada para peserta jurnal ilmiah tersebut dan sistematika penulisan artikelnya. Berkaitan dengan sistematika artikel, ia juga menyampaikan bahwa pengabdian masyarakat perlu berangkat dari hasil penelitian.

Selain membahas jurnal ilmiah, pelatihan ini juga menghadirkan materi mengenai publikasi hasil pengabdian masyarakat di media massa. Materi ini disampaikan oleh Editor Bahasa Harian Republika, Ahmad Soleh.

Soleh menyampaikan penyajian berita hasil pengabdian kepada masyarakat harus dikemas secara menarik. Termasuk dalam menentukan judulnya. “Banyak yang gagal menulis judul yang menarik,” tuturnya. Ia kemudian memberikan berbagai tips terkait permasalahan ini.

Selain itu, Soleh mengatakan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dijalankan Uhamka memiliki news value yang menarik untuk diberitakan. “Tinggal bagaimana kita memunculkan news value itu sebagai informasi yang bermanfaat untuk dibaca. Kabarkan hasil pengabdian untuk menginspirasi khalayak,” ujar Soleh, Sabtu (17/7).

Kegiatan ini dihadiri oleh 170 peserta dari dosen Uhamka dan berlangsung interaktif. Satu pesan menarik di akhir kegiatan dari wakil rektor IV, Dr Bunyamin MPdI, “Para dosen muda, jangan tiru saya, sudah tua baru belajar. Saya sangat bersemangat untuk belajar pada para ahli di sini. Saya akan menerapkan langsung semua materi yang diberikan hari ini.”

Sumber : Republika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen − 10 =