Lamanya pandemi Covid-19 memberikan dampak terhadap kunjungan pasien rawat jalan ke Rumah Sakit, termasuk penderita penyakit jantung yang membutuhkan kontrol rutin kondisi jantung dan pengobatan. Hal ini membahayakan penderita penyakit jantung karena tidak terkontrolnya kondisi kesehatan dan penggunaan obat.

Kemajuan teknologi telah menawarkan alternatif solusi yang cukup menjanjikan untuk permasalahan di atas, yaitu dengan aplikasi Telekardiologi. Telekardiologi, sebagai bagian dari telemedicine yang memungkinkan dokter untuk melakukan pemeriksaan pasien tanpa pasien perlu datang ke Rumah Sakit.

Oleh sebab itu, pada 6 November 2021, Program Studi Teknik Kardiovaskuler (TKV), Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Prof Dr HAMKA (FK UHAMKA) bekerjasama dengan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Jakarta Timur (PDA Jaktim) mengadakan seminar kesehatan untuk menyosialisasi tentang Telekardiologi.

Acara ini merupakan kelanjutan dari acara serupa yang dilakukan pada semester yang lalu, yang mana PDA Jaktim mengharapkan adanya keberlanjutan program penyuluhan atau edukasi bagi masyarakat khususnya ‘Aisyiyah mengenai kesehatan, termasuk tentang penyakit jantung.

Narasumber dr. Sidhi Laksono Purwowiyoto Sp.JP(K), FIHA merupakan pakar dalam bidang jantung dan pembuluh darah. Beliau menjelaskan bahwa telekardiologi adalah layanan kedokteran yang mana masyarakat bisa berkonsultasi tentang kardiologi tanpa harus datang secara langsung ke rumah sakit atau dilakukan secara online. Layanan telekardiologi dapat dilakukan dengan menggunakan gadget Handphone atau aplikasi pendukung lainnya. Layanan ini juga menghubungkan dokter dengan pasien untuk pemantauan, pengiriman obat, rehabilitasi dan lain sebagainya.

Penggunaan Telekardiologi mulai dari yang paling sering adalah telekonsultasi mengenai tanda dan gejala serta kemajuan perbaikan pengobatan, pemantauan denyut jantung, tekanan darah, dan indeks masa tubuh, serta pemantauan aktifitas fisik, kepatuhan minum obat, hingga pemantauan kolesterol dan gula darah dengan alat pemeriksaan sederhana yang dapat dilakukan oleh pasien dari rumah meningkatkan kesehatan publik dan mengurangi penyebaran Covid 19.

Kegiatan ini dilakukan secara daring dan dihadiri oleh sekitar 31 peserta dari perwakilan seluruh cabang PDA Jaktim. Banyak para peserta tampak antusias bertanya tentang penggunaan aplikasi telekardiologi mengingat para peserta banyak yang sudah lanjut usia atau usia muda tetapi sering mengantar orang tuanya berobat atau pemeriksaan rutin terkait penyakit jantung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × 1 =