Tim Pengabdian Uhamka yang diketuai oleh Lelly Qodariah bersama dengan Badan Pusat Teknologi Informasi (BPTI) Uhamka mengadakan Pelatihan Website Curug Goong kepada Komunitas Setapak Rimba Desa Gekbrong.

Pelatihan ini menjadi salah satu bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat Pendampingan Kegiatan Eduekowisata Melalui Potensi Alam Curug Go’ong dan Kawasan Konservasi di Desa Penyangga Teman Nasional Gunung Gede Pangrango Jawa Barat. Pelatihan ini dilaksanakan secara luring di salah satu Basecamp Setapak Rimba pada Sabtu (18/12).

“Telah tersedia banyak teknologi yang dapat digunakan untuk mempermudah aktivitas dan pekerjaan manusia. Salah satunya sebagai alat untuk mempromosikan tempat-tempat menarik secara efektif dengan menggunakan media sosial seperti Instagram, facebook, youtube dan website, seperti di Desa Gekbrong,” tutur Lelly.

Pelatihan ini diikuti oleh 29 pemuda Komunitas Setapak Rimba yang dimentori oleh 4 orang dari BPTI Uhamka, yakni Bahar, Tirta, Dika, dan Yuda.

Kegiatan diawali dengan memberikan penjelasan secara umum dan  mengenalkan 5 kanal media sosial yaitu websitegmailinstagramfacebook, dan youtube. Tim BPTI UHAMKA kemudian menjelaskan terkait optimalisasi SEO (Search Engine Optimazion) untuk mendukung pembuatan blog/website bagi peserta.

Peserta juga dibekali dengan manajemen cms wordpress, cara melakukan update konten pada website dan cara me-link-kan ke media sosial serta cara pembuatan desain sederhana untuk website Curug Goong.

Tirta dari tim BPTI menyampaikan bahwa pelatihan website Curug Goong ini menjadi salah satu langkah awal yang baik untuk mendukung terwujudnya Eduekowisata Kampung Tabrik Desa Gekbrong.

“Optimalisasi penggunaan website yang dapat terhubung dengan media sosial lainnya hal tersebut dapat menjadi sarana efektif mengedukasi dan mempromosikan Curuh Goong sebagai salah satu alternatif destinasi wisata,” ujar Tirta.

Sementara itu Akmal Wakil Ketua Komunitas Setapak Rimba mengungkapkan, “Kami bersemangat mengikuti pelatihan website ini dari awal hingga akhir. Harapannya, semoga Komunitas Setapak Rimba dapat semakin baik dalam membuat dan mengelola website untuk kemajuan Kampung Tabrik sebagai kampung eduekowisata”.

Leave a Reply