Peristiwa Mei 1998 selalu menjadi sejarah yang menarik untuk diulas. Ada berbagai rentetan peristiwa di sana. Seperti demonstrasi besar-besaran mahasiswa dan masyarakat. Serta turunnya Presiden Soeharto dari tampuk kekuasaan.

Meletusnya Peristiwa Mei 1998 bermula dari krisis yang melanda Asia dan ini berdampak pada ekonomi Indonesia. Kala itu November 1997, krisis moneter menjadi suatu hal yang tak terelakan.

Di tengah gejolak krisis ekonomi dan mulai munculnya penolakan terhadap pemerintahan Soeharto yang saat itu dikenal Orde Baru (Orba). Pada 10 Maret 1998, MPR mengesahkan Soeharto untuk kembali menjadi Presiden RI. Untuk diketahui, Presiden Soeharto memimpin Indonesia lebih dari 31 tahun, sejak 1967 hingga 1998.

Setelah Soeharto kembali menjadi Presiden RI ketujuh kalinya, gelombang aksi mahasiswa menolak Soeharto terus meningkat dan tersebar hampir ke seluruh daerah di Indonesia.

12 Mei 1998, Mahasiswa Trisakti di Grogol, Jakarta, mengelar aksinya tak jauh dari kampus mereka. Sampai akhirnya, di tengah aksi mahasiswa Trisakti tersebut yang mulai keluar kampus, tersiar kabar duka.

Empat nyawa mahasiswa Trisakti saat itu menjadi korban, yakni Hery Hartanto, Hafidhin Alifidin Royan, Elang Mulia Lesmana, dan Hendriawan Sie

Leave a Reply