Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) menyelenggarakan Roadshow Film Hamka dan Siti Raham Vol.II sekaligus Meet and Greet Bersama Pemain Film Buya Hamka di Aula AR. Fachrudin Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Uhamka, Rabu (20/12).

Acara ini dihadiri oleh Prof Gunawan Suryoputro selaku Rektor Uhamka, Desvian Bandarsyah selaku Wakil Rektor II Uhamka, Prof Nani Solihati selaku Wakil Rektor III Uhamka, Muhammad Dwifajri selaku Wakil Rektor IV Uhamka, Emaridial Ulza selaku Sekretaris Uhamka, Fajar Bustomi selaku Sutradara dari Film Buya Hamka, Vino G Bastian selaku aktor dari pemeran Buya Hamka, Uni Siti Mursidah selaku cucu dari Buya Hamka dan stakeholders.

Prof Gunawan Suryoputro selaku Rektor Uhamka menuturkan bahwa sebagai bentuk rasa syukur dan dukungan terhadap Film Buya Hamka Vol.II yang akan tayang pada tanggal 21 Desember 2023 dengan judul Buya Hamka dan Siti Raham, maka Uhamka mengimbau generasi muda untuk menonton film ini.

“Pada Film Buya Hamka Vol.II ini bukan hanya mengisahkan perjuangan untuk umat Islam tetapi juga bangsa dan Negara. Maka Uhamka memberikan beasiswa kepada para penonton, yaitu berupa potongan biaya SPP 50% untuk mahasiswa baru periode pendaftaran Januari-Februari 2024. Caranya dengan menunjukkan tiket Film Buya Hamka Vol.II ini kepada Biro Promosi dan Admisi. Namun demikian kami juga tetap memberikan potongan 30 persen periode Maret-Agustus 2024,” tutur Prof Gunawan.

Selain ia mengimbau kepada generasi muda, ia juga mengajak seluruh keluarga besar Uhamka untuk menonton film tersebut. Karena film ini banyak sekali mengandung kisah perjuangan dakwah Buya Hamka yang sangat memotivasi, menginspirasi, dan menjadikan komitmen untuk dosen dan karyawan Uhamka dalam bekerja ikhlas sehingga Uhamka tetap maju dan berkemajuan.

“Hamka muda harus belajar sepanjang hayat. Hal ini juga merupakan amalan dari perintah Allah Swt untuk belajar sepanjang hayat. Yang kedua, Hamka Muda juga harus berani menyampaikan suatu kebenaran dan siap untuk memenangkan estafet kepemimpinan di segala bidang,” tambah Prof Gunawan.

Di sisi lain, Desvian Bandarsyah selaku Wakil Rektor II Uhamka dan narasumber menyampaikan, membuat film yang berdurasi panjang dan berkesinambungan itu tidaklah mudah. Ia menambahkan bahwa pada Film Buya Hamka Vol.II membahas terkait sejarah dan isu keagamaan yang tajam.

“Saya berharap ini menjadi sudut pandang kita terhadap sejarah Buya Hamka dalam perjuangannya tentang agama Islam dan juga perjuangan untuk bangsa serta Negara Indonesia pada saat itu,” ujar Desvian.

Sementara itu, Vino G Bastian selaku aktor dari pemeran Buya Hamka menyatakan bahwa peran Buya Hamka dalam perjuangan Muhammadiyah ini sangat luar biasa, meskipun tidak sampai pucuk pimpinan Muhammadiyah tetapi menyebarkan pemahamannya ke seluruh wilayah Indonesia. Ia berharap melalui film ini dapat menjadikan warga Muhammadiyah semakin bangga dengan tokoh-tokoh Muhammadiyah yang lainnya.

“Pesan saya untuk Hamka-hamka Muda tetap bersemangat belajar, berjuang dan tetap menghargai tokoh-tokoh bangsa dan Muhammadiyah sehingga dapat melahirkan generasi Hamka yang baru,” ungkap Vino.

Kemudian, Fajar Bustomi selaku Sutradara film ini menyebutkan, Film Hamka dan Siti Raham mengandung banyak nilai-nilai kehidupan yang positif yang dapat diambil oleh penonton. Film Vol. 2 Buya Hamka ini juga akan memberikan pengalaman yang menarik bagi penonton untuk lebih mendalami sosok Buya Hamka melalui perjuangan dan kecintaannya terhadap keluarga, rakyat, dan bangsa Indonesia. Maka, ia harap mahasiswa Uhamka dapat menjadi sosok ‘Hamka’ di era saat ini yang mampu menciptakan wawasan dan gagasan yang luas, serta dapat membangun peradaban yang berkemajuan.

“Apabila kita bicara sosok Buya Hamka sendiri, kehidupan beliau ini sangat menarik untuk kita dalami dan teladani. Buya Hamka memiliki segudang kisah yang dapat menyentuh hati kita semua, mulai dari perjuangan, karya, hingga semangat berjuang untuk mempertahankan agama dan bangsa. Begitu pula, saya harap film ini dapat menjadi pengantar yang baik bagi kita semua dalam meneladani sosok Buya Hamka, agar generasi muda, khususnya mahasiswa Uhamka menjadi Hamka-hamka baru yang dapat menciptakan peradaban yang berkemajuan,” ucap Fajar.

Sementara itu, Siti Mursidah atau akrab disapa Uni Minong, cucu Buya Hamka menyampaikan kekaguman dan apresiasinya kepada seluruh tim film Hamka dan Siti Raham yang telah memproduksi film yang dapat menyentuh hati. Ia harap film ini dapat menjadi pandangan bagi muda-mudi saat ini tentang bagaimana kepemimpinan dan perjuangan dalam mencintai keluarga dan bangsa ini.

“Di film ini, Buya Hamka menjadi sosok yang berjuang untuk negara sebagai sosok ulama, politikus, dan negarawan yang berpegang teguh atas kecintaan tanah airnya.,” lanjutnya.

Leave a Reply